SISTEM BASIS DATA VII

Written By Blogger Cantik on Selasa, 04 Desember 2012 | 05.42

DEPENDENCY DAN NORMALISASI

Functional Dependency (Ketergantungan Fungisional) : menggambarkan hubungan, batasan, keterkaitan, antara atribut-atribut dalam relasi. Suatu atribut dikatakan functional dependency pada yang lain jika kita menggunakan harga tersebut untuk menentukan harga atribut lain. Functional dependency dapat digambarkan dengan tanda panah.
Contoh :
A -> B
contoh diatas : dibaca A menentukan B,atau B tergantung A.

Macam- macam dependency:
Function Dependency
  • Full Dependency (Ketergantungan Penuh) : ini artinya B memiliki ketergantungan fungisional secara penuh pada A. B bukan memiliki dependency terhadap subset A.
  • Partially Dependency (Ketergantungan Parsial) : B memiliki ketergantungan terhadap subset A.
  • Transitive Dependency : A menentukan B, B menentukan C. Jika bisa dikatakan A menentukan C melalui B.
Normalisasi
Normalisasi adalah proses untuk mendapatkan struktur tabel atau relasi yang efisien dan bebas dari anomali. Sehingga sebagian ambiguitas dalam struktur data bisa dihilangkan.

Berikut ini ada beberapa alasan mengapa kita melakukan normalisasi:
  1. Optimalisasai struktur-struktur tabel
  2. Meningkatkan kecepatan
  3. Menghilangkan pemasukan data yang sama
  4. Lebih efisien dalam penggunaan media penyimpanan
  5. Mengurangi redudansi (penggandaan data)
  6. Menghindari anomali
  7. Integritas data yang ditingkatkan
Terdapat beberapa bentuk normalisasi yang biasa digunakan yaitu:
  1. First normal form (1NF)
  2. Second normal form (2NF)
  3. Third normal form (3NF)
  4. Boyce-codd normal form (BCNF)
  5. Four normal form (4NF)
  6. Five normal form (5NF)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar